Balinews Kuta 1 -1-2022. Dihari pertama dan malam minggu pertama pewarta menyusuri jalan disekitar Canggu,petitenget, kuta dan seminyak untuk menikmati hari pertama dan malam minggu pertama sore hari di Tahun baru 2022. Ternyata Bali dipenuhi para wisatawan terutama wisatawan domestik.

Dari plat nomor mobil yang parkir disepanjang pantai terutama Kuta,Petitenget dan Canggu didominasi mobil dari Jakarta, Surabaya dan Malang.
Karena kesulitan mencari tempat parkir disepanjang pantai Canggu, Kuta akhirnya kami masuk kekawasan parkir Petitenget.

Begitu masuk di areal parkir para penjual Minuman segar, Jagung Bakar, Sate cumi pedas, dimsum dan sari buah disepanjang jalan masuk menuju Pantai Petitenget juga sangat ramai diserbu pengunjung pantai. Juga warung warung kopi, es buah kelapa tak luput dari serbuan pengunjung. Dan saat pewarta ngobrol santai dengan penjual jagung bakar dan kopi. Pak Nyoman yang lengkap menggunakan masker dan setiap pengunjung yang mau membeli dagangannya dihampiri oleh karyawannya untuk disemprot tangannya dengan Hand sanitizer mengatakan bahwa semoga 2022 ini Covid sudah tak ada lagi dan Bali kembali ramai dikunjungi Wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Sehingga saya dan saudara sepupu yang membantu saya berjualan bisa kembali mendapat rejeki untuk menafkahi istri& anak anak mereka yang masih SD. Demikian tutur pak Nyoman dengan wajah ber seri-seri.

Pewartapun merasakan seakan Bali hidup kembali seperti sebelum Pandemi walaupun tidak sepadat saat situasi normal. Namun ada secercah harapan BALI kembali Bangkit.

Namun sedang asiknya para wisatawan menikmati pantai tepat jam 17.30 langit gelap dan hujanpun turun dengan lebat. Sehingga hampir semua wisatawan  berhamburan kembali ke mobil masing2.
Pewartapun keluar area pantai dan mencari makan untuk mengisi perut dan ternyata disepanjang jalan Raya Kuta dan Imam Bonjol hampir semua resto full house sehingga sulit mencari tempat makan sampai akhirnya pewarta mendapat tempat makan setelah berputar di daerah Seminyak di Ultimo. Walaupun juga penuh tapi masih dapat tempat untuk 2 orang. Dan kami pun sempat bincang santai dengan staff resto Mbak Kade yang merasa senang restonya kembali padat pengunjung walau setiap hari sibuk melayani tamu tapi lelah bekerja buat mba Kade adalah hal yang sangat menyenangkan karena lebih setahun mba Kade dan teman teman hanya 1x seminggu bekerja krn nyaris tak ada tamu.

Walaupun ramai dan penuh tapi resto Ultimo tetap tutup jam 22.00 wita.
Kita semua sangat berharap dan berdoa Pandemi covid ini sudah tak ada lagi dan Pariwisata Bali kembali berangsur Bangkit dari tidur lamanya. BANGKITLAH BALIKU !!

balinews-ukie